Penjualan Laris Manis, Honda Untung Rp 14 Triliun Dalam 3 Bulan

image

Produsen otomotif asal Jepang, Honda, berhasil meraup keuntungan US$ 1,4 miliar atau sekitar Rp 14 triliun dalam 3 bulan, yaitu pada April-Juni 2014 ini.

Keuntungan ini naik 19,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Naiknya keuntungan tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan dan melemahnya nilai tukar yen terhadap dolar AS.

Dilansir dari AFP, Selasa (29/7/2014), pada periode tersebut, penjualan Honda naik 5,4% menjadi 2,99 triliun yen. Sementara labanya naik menjadi 146,5 miliar yen (US$ 1,4 miliar), dari periode yang sama tahun lalu 122,5 miliar yen.

Honda menargetkan keuntungan pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2015 ini sebesar 600 miliar yen. Target ini naik dari sebelumnya 595 miliar yen.

Selain itu, Honda juga menaikkan target penjualan produk otomotifnya di tahun fiskal ini, dari 12,75 triliun yen, menjadi 12,8 triliun yen.

Menurut keterangan Honda, naiknya laba atau keuntungan didorong oleh pertumbuhan pendapatan dari penjualan mobil dan motornya.

Secara global, Honda pada periode tersebut menjual 4,13 juta unit motor, naik 2% dari periode yang sama tahun lalu. Ini berkat meningkatnya permintaan di Asia. Sementara untuk penjualan mobil, naik 6,2%.

Advertisement

Motor Listrik Harley akan Jadi Bintang di Film The Avengers

image

Motor masa depan Harley-Davidson, LiveWire akan menjadi bintang di film Hollywood. Motor listrik pertama Harley ini akan tampil di film Avengers terbaru.

Seperti diketahui, Harley kini tengah bersiap menyongsong era kendaraan bertenaga listrik dengan menghadirkan LiveWire. Ini adalah jawaban produsen asal Milwaukee itu untuk mengantisipasi menipisnya minyak bumi.

Kabarnya, Harley-Davidson Livewire menggunakan motor listrik 3 fase tenaga 55 kW dan torsi 52 lbs.ft. Motor itu diharapkan bisa berlari dari 0-100 km/jam dalam hitungan 4 detik.

Dengan tenaga listrik yang digunakannya, LiveWire pun dianggap sebagai produk baru terbesar dan paling berani sejak perusahaan dibentuk pada tahun 1903. Dan Harley mengatakan bahwa LiveWire adalah awal dari masa depan mereka.

Kini, untuk lebih memperkenalkan LiveWire ke dunia, Harley bekerja sama dengan Marvel. Motor ini pun akan menjadi salah satu bintang di film The Avengers: Age of Ultron yang akan tayang di Amerika Serikat pada 1 Mei 2015.

Pada film, tersebut Harley-Davidson LiveWire akan digunakan oleh karakter Black Widow yang dimainkan oleh Scarlett Johansson dalam beberapa aksi kejar-kejaran.

Harley-Davidson Pasarkan Celana Jins untuk ”Biker”

image

Milwaukee – Harley-Davidson baru saja merilis celana jins baru untuk melengkapi model yang sudah beredar lewat Harley-Davidson MotorClothes collection. Secara garis besar ada tipe slimmer fit dan washes warna gelap. Tentu, semua celana yang diciptakan didesain untuk riding.

Model pertama yang baru adalah Modern Straight Jeans dengan banderol 60 dolar AS atau setara Rp 690 ribu. Berbahan 100 persen katun dengan desain klasik lima kantong. Bagian belakang didesain untuk lebih ”lengket” dengan jok, sementara lubang sabuk lebih besar dengan bagian belakang bentuk ”V” agar sabuk tak bergerak ke pinggang.

Terdapat lubang untuk koin di bagian kiri untuk memudahkan akses pengambilan tangan kiri. Model standar lurus, mengecil hingga engkel, dikatakan lebih enak untuk duduk pada sepeda motor. Tersedia dalam ukuran mulai 30 sampai 40, bisa diklik lebih detail lewat http://www.h-d.com/store.

Model lain, Slim Straight Denim Jeans berbanderol sama, 60 dollar AS, menawarkan bahan 54 persen cotton dipadu 46 persen polyester. Modelnya lebih ketat, lurus, tapi fleksibel untuk bergerak atau duduk di jok. Modelnya dikatakan lebih modern, tetap dengan lima kantong. Ukuran sama.

Selain stylish, model celana jins baru ini didesain untuk biker yang mencari pakaian Harley-Davidson yang lebih terjangkau, teurtama untuk yang mencari celana riding yang tak terlalu ”biker banget” dengan protektor atau anti-abrasi.

(KompasOtomotif)

Honda CB150R Street Fire “Facelift” diluncurkan akhir tahun.

image

Rencana penyegaran CB150R StreetFire yang tengah disiapkan PT Astra Honda Motor (AHM) dan akan diluncurkan di akhir tahun.
“Lebih kepada penyegaran, tambahan varian baru di pengujung tahun,” jelas sumber internal AHM..

Penyegaran StreetFire dilakukan agar bisa lebih baik bersaing dengan rival utama Yamaha V-Ixion Lightning. Meskipun dari teknologi mesin produk Honda lebih baik (DOHC), tapi Yamaha lebih berani memberikan berbagai kelebihan lain, terutama dari segi desain dan bekalan kelengkapan fitur.

Beberapa perubahan yang coba ditawarkan StreetFire pada produk baru, antara lain tutup tangki rata, pelek, dan ban dengan tapak lebar. Dari informasi sumber, menariknya model penyegaran ini akan menjadi varian tambahan, artinya model yang saat ini dipasarkan masih tetap akan dipasarkan.

Yamaha Tricity untuk pemakai motor dan mobil

image

Motor roda tiga dari Yamaha, Tricity yang pada tanggal 1 Juli 2014 yang lalu dipresentasikan di Tokyo Jepang agar semakin diminati oleh masyarakat Jepang – Yamaha mengandeng mantan Anggota AKB48, Yuko Oshima untuk mempresentasikannya. Penjualannya sendiri akan dimulai pada 10 September mendatang dengan target penjualan setidaknya 7.000 unit per tahun.

image

image

image

image

image

Dalam presentasi tersebut, Hiroyuki Yanagi selaku Presiden Yamaha mengungkapkan bahwa Tricity ditawarkan tidak hanya untuk pengendara sepeda motor, tetapi juga untuk pengendara mobil.

“Perusahaan berencana untuk memperkenalkan motor ini ke pasar Eropa pada musim panas ini. Motor ini juga akan dijual ke Asia dan seluru dunia, Kami memprediksi menjual 100.000 di seluruh dunia pada tahun 2017,” jelas Hiroyuki.

Harga yang ditawarkan untuk motor roda 3 ini juga cukup bersaing. Berbeda dengan Jepang, di Thailand sepeda motor ini sudah lebih dulu meluncur pada bulan April yang lalu dengan proses produksi yang seluruhnya dilakukan di Thailand. Dikatakan bahwa Yamaha Tricity adalah sepeda motor seperti Piaggio MP3 yang memiliki dua roda depan dan satu roda belakang yang menggunakan teknologi Leaning Multi Wheel Yamaha untuk membantu motor berbelok.
Meskipun memiliki 3 roda, Yamaha menegaskan Tricity ini memiliki sensasi yang sama dengan motor dua roda.

Secara dimensi, Yamaha Tricity ini memiliki panjang 1.905 mm, lebar 735 mm dan tinggi 1.215 mm. Tinggi kursi ke tanah sekitar 780 mm, jarak sumbu rodanya 1.310 mm dan memiliki berat 152 kg.

Untuk jantung pacunya, Tricity 125 ini dibekali mesin berkapasitas 124cc liquid-cooled 4-stroke SOHC. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 11 ps/9.000 rpm dan torsi maksimum 1.0 kgm/5.500 rpm.

Bicara soal efisiensi bahan bakarm Tricity ini mampu berjalan sejauh 38.8 km untuk 1 liter bahan bakar.

Harganya itu sendirti, Tricity 125 ini dijual dengan harga 356.400 yen sudah termasuk pajak dan akan tersedia dalam beberapa pilihan warna diantaranya merah, putih dan hitam.

image

image

Having more kids assumption

Sometimes I assume that:

0 KIDS means that you are selfish couple and I have no idea why you won’t inflict the misery of parenting on yourself like the rest of us have.

1 KID means you intend to spoil the child.

2 KIDS means your are perfect and overly symmetrical (doubly true if you have one boy and one girl).

3 KIDS means you like to have one of your kids singled out at all times.

4 KIDS you haven’t paid attention to the world’s overpopulation problems.

5 KIDS and above means you’re either incredibly naive of how difficult parenting actually is or you’re superhuman parents showing off and making the rest of us feel bad.

What do you assume?

Motor Triumph Tiger Explorer 2014 – 3 silinder DOHC 1215cc

image

Daripada menunggu penerus Honda Tiger yang belum jelas kabarnya, ada satu pabrik motor yang menggunakan nama yang sama yaitu pabrik Triumph dengan nama model Tiger. Tapi spesifikasinya ajib yaitu 3 silinder DOHC 1215cc! Waw mantab.

Menyandang model nama Tiger, oleh pabrik Triumph – motor ini dibuat untuk kebutuhan bertualang alias adventure. Mampu menjelajah berbagai jalan perkotaan dan desa sehingga tidak terkendala oleh kondisi jalan.
Triumph Tiger Explorer dibuat untuk kehandalan, kenyamanan berkendara jarak jauh, mesin yang bertenaga dan bertorsi besar disertai kapasitas tangki untuk jarak jauh, handling yang mudah dan kemampuan untuk beradaptasi di berbagai kondisi jalan.

image

Triumph juga menambahkan peralatan yang lebih canggih berupa penyematan ABS, traction control, cruise control yang menyertai mesin 3 silindernya serta handling yang mudah serta alamiAnd Triumph didn’t stop there. Triumph added high levels of di berbagai kondisi jalan.

image

Performa Mesin:
Dibekali mesin 1215cc tiga silinder DOHC dilengkapi teknologi terbaru yang kuat, dapat diandalkan serta minim perawatan seperti dibutuhkan saat berkendara. Dengan tenaga dan torsi besar masing-masing 137PS pada 9300rpm, dan 121Nm pada 6400rpm. Torsi berlimpah untuk bukaan gas kecil dimana hal ini sering kita butuhkan saat berkendara. Tentu saja disertai suara raungan mantap yang dihasilkan dari mesin tersebut.

image

Ride-By-Wire
Fuel injection-nya dikontrol oleh sistem throttle komputer ride-by-wire untuk memberikan torsi yang dibutuhkan secara efisien.

image

Double Overhead Cams
DOHC menerapkan 4 klep per silinder yang mampu mengcover kondisi pengendaraan ketika motor bermuatan penuh.

image

Shaft Drive
Triumph mendisain transmisi nya dengan girbox 6 kecepatan disertai drive shaft final yang tangguh. Transmisi ini memberikan transfer daya yang halus serta tahan goncangan. Serta minim perawatan yang membuat kita tidak perlu khawatir di perjalanan.

image

(topspeed.com)

Komparasi kegesitan antara Yamaha R25 dan Honda New CBR250R

image

Menyadur dari KompasOtomotif, berikut ekstrak alias intisari dari adu gesit kedua motor sport baru tersebut. Komparasi antara Yamaha R25 dan Honda CBR250R ini lebih ke performa detil. Sepeda motor sport ber-fairing kelas atas ini punya ciri khas masing-masing, terdapat kelebihan dan kekurangan, terutama dari karakter mesin dan pengendalian.

Dilihat dari klaim spesifikasi, R25 menggendong mesin injeksi 2 silinder bertenaga 35,54 PS @12.000 rpm dan torsi 22,6 Nm @10.000 rpm. Sementara CBR250R bermesin 1 silinder DOHC bertenaga 29 PS @9.000 rpm, dan torsinya 23 Nm @7.500 rpm.
Dari spek tersebut, analisa awal, tarikan di putaran bawah akan dikuasai CBR250R. Atau digeber dari berhenti sampai 200 meter pun, andalan Honda itu akan lebih gesit. Namun mencapai putaran menengah ke atas, R25 bakal jauh lebih menyalak. Tapi kalkulasi secara matematis harus dibuktikan dengan menggebernya secara riil dalam pemakaian sehari-hari.

image

Kompas.com/Roderick Adrian Moses Yamaha R25 digeber dalam penggunaan sehari-hari, dan sesekali dipaksa berakselerasi kencang.

Uji gesit
Menggeber R25 dirasa cukup nikmat, apalagi di putaran bawah. Jalan santai di kecepatan rendah halus, tidak tersendat-sendat meski menggunakan gigi 1 atau 2. Karakter ini sangat membantu di kondisi macet dan padat.

Coba digeber lebih agresif, karakter sesungguhnya mulai keluar. Tak butuh waktu lama, ketika rpm menyentuh angka 7.000 rpm, mesin seakan menjadi pelayan dahaga penggila kecepatan. Asal mampu menjaga rpm di atas kisaran itu, kapan pun handel gas diputar, seketika tenaga bisa mudah disemburkan.

Memang, di awal akan sedikit menggantung, tapi saat mencapai torsi yang pas, sepeda motor akan melaju galak. Dua karakter ini mewakili tagline Yamaha untuk R25, yaitu ”superbike you can ride everyday”.

Bagaimana dengan CBR250R? Karakternya harus diajak kencang terus. Tenaganya makin buas setelah 7.000 rpm. Rasio gigi pada transmisi 6-percepatannya yang rapat membuat nafas jadi lebih pendek namun akselerasi mantap.

Saat coba berjalan dari posisi diam, tenaganya spontan keluar. Torsi cukup besar, lumayan enak buat kondisi stop and go. Masalah yang sering dikeluhkan pemilik CBR250R lawas -perpindahan gigi yang kasar di putaran bawah- sekarang tidak lagi terasa.

image

Roderick A. Moses Honda All-New CBR250R nyaman dikendarai.

Pengendalian
Dilihat dari sudut pandang ini, karakter cukup berbeda. R25 sangat lincah dipakai untuk pengendaraan dalam kota. Meski bodinya bongsor, namun setang terasa sangat mudah digerakan. Untuk meliuk-liuk di kemacetan KompasOtomotif merasa lebih percaya diri. Hal ini berkat distribusi bobot yang diklaim mencapai 50:50.

Kenyamanan pengendalian itu didukung dengan suspensi belakang berkarakter empuk. Meski demikian, Yamaha berhasil membuat suspensi ini juga bisa diajak kencang (bagi yang doyan ngebut). Suspensi bisa disetel lebih keras untuk mengatasi kelehaman handling di kecepatan tinggi.

Hampir sama dengan Honda CBR250R, kombinasi suspensi teleskopik di bagian depan dan Pro-Link di belakang, cukup mumpuni meredam kejut di jalan bergelombang sambil berkecepatan tinggi. Spesifikasi tersebut juga menawarkan kenyamanan buat harian.

Konsumsi bahan bakar
Dengan pemakaian sehari-hari, perlu diadu juga soal konsumsi bahan bakar. KompasOtomotif menggunakan metode full to full dengan bensin Pertamax. Setelah diisi penuh, sepeda motor dipakai dengan jarak tempuh masing-masing di atas 300 km. Lalu diisi kembali sampai penuh, dan dihitung konsumsi bahan bakar sesuai jarak tempuh masing-masing.

Kalau dihitung manual, R25 mencapai 23,1 kpl, sementara MID menunjukkan angka lebih boros, yakni 21 kpl. Sedangkan CBR250R sedikit lebih irit, 25 kpl, dan andalan Honda ini tidak mempunyai MID penunjuk konsumsi bahan bakar.

Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Kini bergantung selera pemakai. Sebagai informasi tambahan, Honda membanderol CBR250 Rp 46-52 juta, sementara R25 dipatok Rp 53 juta.

(disadur dari KompasOtomotif)

Di Asia, Indonesia negara ke-3 dengan populasi motor terbanyak

image

Sepeda motor memang menjadi sarana transportasi yang paling menjanjikan. Tidak hanya terbilang murah, mudahnya mobilitas juga menjadi satu alasan mengapa motor menjadi begitu populer. Indonesia menjadi negara ke-3 dengan populasi motor terbanyak di Asia.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, dalam diskusi ‘Mudik selamat, Meredam Petaka Jalan Raya’, yang digelar Independent Bikers Club, bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan, Astra Honda Motor, dan Road Safety Association.

“Di 2010 terdapat sekitar 455 juta sepeda motor digunakan di seluruh dunia, atau sekitar 69 sepeda motor per 1.000 penduduk. Sedangkan mobil hanya terdapat sekitar 782 juta mobil di dunia atau sekitar 118 per 1.000 penduduk,” kata Bambang.

“Data statis menunjukkan bahwa periode 2002-2010, laju pertumbuhan sepeda motor mencapai 10,8 persen atau 3 kali lipat dibandingkan dengan laju pertumbuhan mobil yang mencapai 3,6 persen. Jadi yang menarik adalah laju pertumbuhannya, dimana motor sangat berkembang didunia,” ujar Bambang.

Tidak berhenti sampai disitu, lanjut Bambang. Dan pengendara motor paling banyak terdapat di wilayah Asia.

“Sekitar 79 persen sepeda motor berada di Asia. Di kawasan Asia pada tahun 2010, China (Tiongkok-Red) memiliki paling banyak sepeda motor yaitu 110 juta, diikuti India mencapai 82 juta, Indonesia 60 juta dan Vietnam mencapai 31 juta. Berdasarkan WHO pada 2013 kemarin,” ujarnya.

Dan dirinya pun memperkirakan tidak menutup kemungkinan saat ini pertumbuhan motor akan terus berkembang.

‘Dan jika dilihat dari proporsi sepeda motor terhadap kendaraan (termasuk mobil penumpang, truk dan lain-lain-Red). Ada 10 negara Asia yang memiliki proporsi motor terbesar di 2010. Di antaranya Vietnam mencapai 96 persen, Kamboja 63 persen, dan Indonesia mencapai 83 persen,” tambah Bambang.

(detikoto)

Bingung Memilih Motor ? Kita Bahas Disini Perbedaan Dasar Motor Bebek, Motor Matic & Motor Sport

Dengan banyaknya jenis motor saat ini, mungkin banyak dari anda yang bingung memilih motor untuk aktifitas sehari hari.

Di artikel ini kita akan coba membantu anda memilih dengan membagi motor menjadi 3 kategori dasar yaitu motor bebek, motor matic dan motor sport (kami mengkategorikan motor Honda yang kami jual menjadi tiga kategori ini untuk membantu anda memilih).

Perbedaan Pada Bodi

Perbedaan mendasar yang terdapat pada ketiga jenis motor di atas sebenarnya lebih terletak pada bodi dan transmisinya. Seperti yang Anda ketahui, motor matic memiliki desain bodi yang lebih kecil (pendek) dan ringan dari kedua jenis motor lainnya, disusul dengan motor bebek, dan motor sport yang umumnya memiliki bodi yang lebih besar dan berat.

Berat bodi yang ringan ini membuat kaum perempuan lebih memilih motor matic sebagai pilihan dibanding motor lainnya. Lain halnya dengan kaum pria yang banyak menyukai motor sport karena bentuknya yang lebih kekar dan macho.

Perbedaan Pada Posisi Tangki Bensin

Posisi tangki bensin pada motor sport berbeda dengan kedua jenis motor lainnya. Jika pada motor matic dan motor bebek tangki bensinnya berada di bawah jok pengendara, tangki bensin pada motor sport lebih terlihat menonjol di bagian depan jok.

Perbedaan Pada Transmisi

Perbedaan lainnya terletak dari segi transmisinya. Jika pada motor bebek dan motor sport Anda masih menggunakan transmisi manual untuk mengoper “gigi” atau gear, pada motor matic semua transmisinya diproses secara otomatis. Anda cukup menarik tuas gas dan tuas rem untuk menjalankan motor matic Anda.

Jika dilihat dari tipe transmisi yang digunakan, motor matic cenderung memudahkan Anda dalam berkendara. Sistem penggerak roda yang berjalan secara otomatis atau biasa disebut dengan Continuously Variable Transmission (CVT) akan menyebabkan perpindahan gear tanpa perlu dipicu secara manual.

Hasilnya, Anda cukup menarik tuas gas secara berkala dan motor matic Anda yang mengatur tenaga mesin yang akan dihasilkan. Berbeda dengan motor matic, motor bebek memiliki tipe transmisi manual yang mengharuskan Anda untuk mengatur perpindahan gear ketika ingin menambah atau mengurangi tenaga mesin motor.

Lain halnya lagi dengan motor sport yang umumnya dilengkapi dengan tuas kopling di samping menggunakan transmisi manual. Kopling ini nantinya akan memberikan kebebasan pada Anda untuk mengatur perpindahan gear secara lebih halus daripada hanya mengandalkan sistem perpindahan gear yang terdapat pada motor bebek.

Perbedaan Pada Pengereman

Hal lain yang menjadi pembeda antara motor matic dengan kedua jenis motor lainnya adalah keberadaan rem mesin. Hal ini akan terasa apabila motor Anda berada di jalanan yang menurun. Motor matic akan terasa seperti meluncur karena rem yang digunakan hanya berupa rem manual yang melekat pada ban.

Pada motor bebek dan motor sport, proses pengereman akan terasa lebih ringan dan efektif karena dibantu dengan adanya rem mesin.

Perbedaan Pada Biaya Perawatan

Untuk biaya perawatannya, motor sport masih relatif menempati peringkat pertama untuk biaya spare part termahal disusul oleh motor matic yang memiliki komposisi mesin yang lebih tertutup bila dibandingkan dengan motor bebek.

Apabila terjadi kerusakan, motor matic akan lebih sulit untuk dideteksi dan tentunya biaya perawatan dan perbaikannya akan lebih mahal daripada motor bebek.

Selain itu, Durabilitas (ketahanan) motor matic pasca perbaikan cenderung lebih pendek daripada motor bebek, sehingga efek samping dari perbaikan motor akan cepat terasa pada motor matic dibanding motor bebek.

Perbedaan Pada Konsumsi BBM

Beralih ke konsumsi bahan bakar dari tiap jenis motor di atas; motor bebek masih yang terbaik dari segi efisiensi bahan bakar.

Sebagai contoh, Honda Vario Techno 125 dengan mesin berkapasitas 125 cc (matic) dapat menempuh jarak hingga 52,1 km untuk setiap liter bensin yang digunakan.

Honda Supra X 125 PGM-FI 125 cc (bebek) dapat menempuh jarak hingga 86 km, sedangkan Honda New Mega Pro 150 cc (sport) dapat menempuh jarak hingga 56.1 km.

Sekilas memang terbukti bahwa motor bebek lebih hemat BBM. Motor matic akan terlihat sangat boros terutama ketika digunakan pada jalan yang menanjak karena perputaran gear yang terjadi berlangsung secara otomatis, jadi akan terkesan seperti menarik mesin secara paksa.

Beda halnya dengan motor bebek yang apabila tarikan mesinnya terasa berkurang, Anda dapat mentransmisi gear motor Anda ke posisi yang lebih rendah. Hal ini akan menjaga perputaran gear tetap lancar tanpa harus memaksakan tarikan mesin motor Anda. Sedangkan pada motor sport, meskipun sudah dibantu dengan transmisi dan kopling manual, bodi motor yang cenderung lebih besar dan berat pada akhirnya juga akan menguras konsumsi bahan bakar.

Perbedaan Pada Harga

Dari segi harga, dapat Anda lihat bahwa motor bebek masih menjadi pilihan dengan harga yang lebih murah dari kedua jenis motor lainnya, disusul dengan motor matic dan motor sport. Namun, hal ini juga masih bisa dikatakan relatif karena motor bebek masih dapat dibagi menjadi dua jenis:

Bebek Konvensional (Lower Underbone) yakni kelas motor bebek yang hanya digunakan untuk kebutuhan transportasi saja. Contoh motor Honda tipe ini adalah Honda Revo FI.
Bebek Super (Hyper Underbone) yakni kelas motor bebek dengan tambahan fitur atau teknologi lain yang menunjang performanya. Contoh motor Honda tipe ini adalah Honda Supra X.
Umumnya motor bebek berjenis Hyper Underbone memiliki harga yang lebih mahal dari motor bebek konvensional. Wajar saja apabila pemasaran motor dengan kelas Lower Underbone masih menjadi pilihan utama pengguna sepeda motor di Indonesia, meskipun saat ini sudah ada beberapa pengguna yang lebih mengutamakan desain dan performa dari motor bebek Hyper Underbone.

Kesimpulan

Berikut adalah tabel perbedaan dasar dari motor bebek, motor matic dan motor sport.

image