Bagasi Suzuki Nex Address Lebih Lega dari Honda Spacy Helm In

image

Suzuki Nex Address akan segera meluncur dalam beberapa bulan lagi di Indonesia. Skutik andalan PT Suzuki Indomobil Sales ini memiliki spesifikasi teknis seperti mesin dan rangka yang mirip pendahulunya Suzuki Nex FI, tapi secara desain dan fitur jauh berbeda.
Suzuki memang memposisikan Suzuki Nex Address sebagai skutik entry level yang mampu memenuhi kebutuhan konsumennya yang beragam.

“Makin lama konsumen tidak hanya mementingkan gaya tapi juga fungsi. Jadi tetap memiliki desain yang menarik tapi secara fungsi juga terpenuhi,” jelas Yohan Yahya, Marketing 2W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales.

Implementasinya, Suzuki mendesain skutik anyarnya ini lebih besar dari Suzuki Nex FI. Beragam fitur anyar juga sengaja disiapkan untuk menyempurnakan performa Suzuki Nex Address. Klaimnya, bagasi akan menjadi yang paling besar di segmen low skutik yaitu 19 liter. Lebih lega dari Honda Spacy Helm In yang hanya 18 liter. Artinya bagasi ini dipastikan akan bisa memuat helm di dalamnya!
Selain itu, ruang kaki yang terbatas di Suzuki Nex dibuat lebih lebar.

Kapasitas tangki bahan bakar juga dibuat lebih besar yaitu 5,3 liter. Kaki-kaki juga setara skutik Honda yang mengadopsi ban ukuran 80/90-14 di depan dan 90/90-14 di roda belakang.
Untuk fitur, ada parking brake lock, kunci dengan pengaman penutup bermagnet dan kunci pembuka jok yang sudah terintegrasi dengan rumah kunci kontak.

image

Oleh karenanya, kehadiran Nex Address tidak menggusur pendahulunya Nex FI, keduanya akan tetap dipasarkan secara bersamaan. Nex FI untuk mereka yang muda dan ingin tampil gaya, sedang Nex Address untuk yang mengedepankan fungsi.
“Keduanya akan dipasarkan bersamaan,” tutup Yohan.

(tribunnews)

Advertisements

2015 BMW S1000RR 3D Rendering Surfaces, Is It the Real Superbike?

image

A 3D rendered model of what is rumored to be the 2015 model year of the BMW S1000RR has surfaced, but given the fact that the few spy shots of the actual next-gen S1000RR only showed the rear of the bike, it’s rather hard to tell how much these two match.

There are noticeable differences in the bodywork section, as the rendering is somewhat more edgy and aggressive, and its lines are definitely better contoured than what the S1000RR caught testing showed. Even though a clean shot of the mule bike is yet to make appearance, we kind of like the rendered machine better.

We also noticed that BMW retained the unmistakable design of the front cowl, with the asymmetric headlights, but the lines of the alleged 2015 version seem to be more aggressive. Looks are possibly a bit deceiving, as the rendered bike clearly has no lenses on the headlights, and this makes everything look rawer and more radical.

It’s clear that BMW is not returning to the iconic “gills” on the fairing, one the elements which were, together with the headlight array, the easiest ways to single out this awesome bike among other similar superbikes. The exhaust shape seems to have changed for the testing bike, as the (unsatisfying) spy shots showed a straight 2-port silencer, as opposed to the current flared design.

We’re pretty sure more photos of the 2015 S1000RR will surface soon, ahead the bike’s debut which will most likely be at the Intermot in Cologne, in early October. Foillow the link for morew on the 2014 BMW S1000RR. Via oliepeil.

(autoevolution)

Kenaikan BBM akan untungkan pasar motor bekas?

image

Isu kenaikan harga bahan bakar kembali berhembus. Banyak yang memprediksi hal ini akan memicu inflasi yang pada akhirnya akan berdampak negatif. Tapi bagi para pedagang motor bekas, ini adalah momentum positif.

Alasannya, menurut Head of National Used Motorcycle Marketing Adira Finance Sugianto cukup sederhana yakni daya beli yang menurun membuat sebagian masyarakat mempertimbangkan untuk membeli motor bekas.

“Kalau pemerintah menaikkan harga BBM, pasar motor bekas tidak terpengaruh. Malahan, ini bisa jadi peluang. Karena kemampuan membeli masyarakat yang menurun akan membuat motor bekas dilirik,” jelasnya di Jakarta, Selasa (26/8/2014).

Pasar motor bekas di Indonesia sendiri dianggap sangat potensial. Diperkirakan tiap jumlahnya 10-15 persen dari total motor baru yang terjual. Jadi bila tahun ini ada 8 juta motor baru yang terjual, maka pasar motor bekas ada di sekitar 800.000 sampai 1,2 juta unit.

Adira sendiri di akhir tahun nanti menargetkan untuk bisa membiayai sekitar 500.000 unit motor bekas, naik dari 462.000 unit yang mereka capai tahun lalu.

(detikoto)

Honda Siapkan Vario Berbodi PCX?

image

Kabarnya hingga akhir tahun, PT Astra Honda Motor (AHM) tengah mengembangkan 3 motor baru yang salah satunya adalah Vario 150 cc. Katanya motor ini adalah motor yang mirip dengan PCX dari sisi bodinya.

“Harganya sekitar Rp 20 juta,” bisik seorang sales di Honda kepada detikOto.

Ketika kabar ini dikonfirmasi ke AHM, Deputy General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya buru-buru membantahnya.

Menurutnya AHM belum melangkah sampai sejauh itu untuk Vario. Untuk saat ini, AHM masih fokus ke Vario bermesin 110 cc dan 125 cc.

“Kita masih fokus ke Vario 110 dan 125 cc. Sama sekali kita tidak sedang mengembangkan Vario 150 cc,” kata Thomas saat dihubungi detikOto, Senin (25/8/2014).

Galeri Foto: Honda Vario FI

Sementara itu, GM Marketing Planning and Analysis Division PT AHM, Agustinus Indra Putra menambahkan, itu hanya rumor yang kebenaranya tidak belum bisa dipastikan.

“Untuk sekarang ini kita no comment dulu,” ujar pria yang akrab disapa Indra.

Tetapi dia menekankan ke depannya tidak menutup kemungkinan jika Vario yang dijual di Indonesia akan tersedia mesin 150 cc, karena arahnya sangat luas sekali.

“Kita lihat dulu seperti apa nantinya dan akan kita terus pelajari semuanya,” tuntasnya.

(detikoto)

Inden Kawasaki Estrella 2 bulanan

Konsumen sepeda motor sport 250cc berwajah ”jadul”, Estrella, harus rela antre sampai dua bulan untuk memboyong sebagai tunggangan. PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) tak kuasa memenuhi permintaan dengan cepat, karena alasan pengiriman unit dari Jepang yang memang sangat terbatas.

Michael Chandra Tanadhi, Deputy Head Sales Promotion Department KMI mengatakan bahwa Estrella adalah model yang didatangkan utuh dari Jepang. Sejak pertama kali diluncurkan, Februari 2014 silam, KMI masih mendatangkan 150 unit sepeda motor sport klasik itu.

”Kami tidak bisa berbuat banyak, karena shipping (pengiriman via kapal laut) dari Jepang memang terbatas. Kalau beli sekarang, perkiraannya harus menunggu sampai dua bulanan,” ujar Michael, Jumat (22/8/2014) dalam halal bihalal KMI-wartawan, di Jakarta.

Peminat untuk model ini ternyata cukup banyak. Apalagi ada beberapa pilihan warna yang dijual KMI, yakni biru serta silver untuk model standar, dan hiitam-hitam untuk edisi spesial. Harga tipe standar Rp 64,9 juta, sementara edisi spesial dipatok Rp 66,7 juta. Semua harga on the road Jabodetabekser.

”Jakarta masih menjadi yang paling banyak menyerap model ini. Nomor 2 adalah Yogyakarta. Sementara tipe yang paling diminati justru yang hitam atau special edition,” kata Michael.

Estrella adalah terobosan untuk menghidupkan kembali nuansa klasik pada sepeda motor masa kini. Di balik wajah kunonya, tersimpan teknologi terbaru, menggendong mesin injeksi 250cc SOHC 2 katup berpendingin udara. Tenaganya mencapai 18 tk @ 7.500 rpm dan torsi 18 Nm @5.500 rpm.

(KompasOtomotif)

Tergerus oleh Yamaha R25, Kawasaki tidak panik

image

Persaingan sepeda motor kelas 250cc semakin panas setelah datangnya Yamaha YZF-R25 pada Juni 2014. Pasarnya semakin membesar, karena konsumen dihadapkan dengan pilihan lain setelah Kawasaki Ninja 250 seolah melenggang sendirian, meski masih ada Honda CBR250R.

Mengacu data AISI penjualan bulan terakhir semester pertama 2014, Ninja 250 FI terjual 1.724 unit. Sementara R25 terjual 1.328 unit, dan CBR250R 97 unit. Angka itu berdasarkan kondisi pasar sepeda motor pada Juli yang menurun akibat berkurangnya hari aktif karena libur Lebaran dan sekolah.

Andai normal, angka penjualan Ninja 250 FI berkisar 2.000-2.500 unit sebulan. GM Promosi dan Pengembangan Komunitas PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Eko Prabowo pernah memprediksi, untuk kelas ini pasarnya akan bertambah. Perolehan penjualan antara R25 dan Ninja 250 akan fifty-fifty.

Ninja bergeming
Prediksi itu ada benarnya juga. Nanti akan semakin jelas kelihatan jika hasil penjualan Agustus 2014 sudah keluar. Bisa jadi pasar Ninja 250FI akan tergerus oleh R25. Tapi pada dasarnya konsumen semakin bertambah alias pasar menggelembung.

Menanggapi kondisi ini, Michael Chandra Tanadhi, Deputy Head Sales Promotion Department PT Kawasaki Motor Indonesia tak menunjukkan rasa khawatir. ”Kami tak sepanik itu. Justru setelah peluncuran R25, penjualan Ninja 250FI naik. Banyak orang menunggu kompetitor, tapi memutuskan untuk kembali melirik Ninja,” urai Chandra, Jumat (22/8/2014), di Jakarta.

Ditegaskan bahwa Ninja 250FI masih sangat kompetitif. Bahkan ketika ditanya apakah akan ada penyegaran, Michael bilang belum perlu untuk saat ini. ”Mungkin tahun depan,” celetuknya.

Optimisme itu wajar, mengingat Kawasaki masih punya senjata lain di segmen 250cc. Masih ada Ninja RR Mono, Z250, dan Z250SL yang akan bahu membahu membendung serbuan kompetitor.

(KompasOtomotif)

Motor termurah Yamaha di dunia bakal sapa ASEAN

image

Sejak setahun lalu Yamaha diketahui tengah mempersiapkan motor termurah di dunia. Motor yang dikenal sebagai ‘Project Indra’ ini tengah dikembangkan dengan perkiraan harga hanya Rp 5,8 jutaan saja.

‘Project Indra’ saat ini tengah dikembangkan oleh Yamaha India untuk menjadi motor termurah di dunia. Motor ini ditargetkan untuk memiliki harga hanya 30.000 rupee atau sekitar Rp 5,8 jutaan saja.

Selain untuk India, model ini ternyata akan pula masuk ke banyak negara. Afrika dan Amerika Latin adalah sasaran selanjutnya. Dan ternyata, ASEAN juga masuk bidikan model ini.

Untuk membuat motor ini, Yamaha telah menarik banyak vendor untuk menyuplai part-part. Diperkirakan, low cost bike ini akan diluncurkan antara tahun 2016-2017 mendatang.

Di India, motor ini akan melawan deretan motor murah yang banyak mewarnai pasar negeri Bollywood seperti Hero HF Dawn, Bajaj Platina dan TVS Star Sport.

(detikoto)