Banyak Pengendara Motor dan Mobil yang Salah Kaprah Soal Lampu

anyak Pengendara Motor dan Mobil yang Salah Kaprah Soal Lampu

Jakarta – Di Indonesia baik pengendara motor atau pengemudi mobil banyak yang memodifikasi lampu kendaraannya. Ada yang mengubah warna hingga yang sering dilakukan adalah mengganti lampu agar lebih terang saat berkendara di malam hari.

Tapi sayangnya banyak orang yang tidak tahu lampu yang terangnya seperti apa yang menguntungkan bagi dirinya sendiri dan orang lain. Karena ketidaktahuannya, mereka jadi salah kaprah.

Seperti yang diungkapkan oleh Ahli Otomotif, Bebin Djuana. Menurutnya, jika berbicara lampu banyak pengendara yang salah kaprah. Tidak hanya pengemudi mobil tapi pengendara motor.

“Ingat tidak kira-kira tahun 90-an? Ada masa di mana pasar mobil di Kemayoran laku keras dan di situ banyak lampu belakang dirombak pakai mika jadi bening. Itu sungguh salah kaprah karena mobil yang di belakang gimana nasibnya? Karena pasti merasa silau,” ujar Bebin yang pernah berkiprah di beberapa pabrikan mobil ini.

Bebin yang menjadi pembicara di acara peluncuran lampu mobil Osram NBR Unlimited melanjutkan, salah kaprah yang sekarang terjadi adalah lampu multi reflektor yang dipasangi xenon. Pengendara itu egonya keluar karena ingin lampunya terang dan wattnya kecil, jadi malam hari seperti siang hari.

“Kenapa salah kaprahnya? Multi reflektor tidak didesain untuk xenon atau HID. Itulah salah kaprahnya pengendara motor atau mobil sekarang ini,” katanya.

(detikoto)

Advertisements

2 thoughts on “Banyak Pengendara Motor dan Mobil yang Salah Kaprah Soal Lampu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s