Honda Siapkan Vario Berbodi PCX?

image

Kabarnya hingga akhir tahun, PT Astra Honda Motor (AHM) tengah mengembangkan 3 motor baru yang salah satunya adalah Vario 150 cc. Katanya motor ini adalah motor yang mirip dengan PCX dari sisi bodinya.

“Harganya sekitar Rp 20 juta,” bisik seorang sales di Honda kepada detikOto.

Ketika kabar ini dikonfirmasi ke AHM, Deputy General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya buru-buru membantahnya.

Menurutnya AHM belum melangkah sampai sejauh itu untuk Vario. Untuk saat ini, AHM masih fokus ke Vario bermesin 110 cc dan 125 cc.

“Kita masih fokus ke Vario 110 dan 125 cc. Sama sekali kita tidak sedang mengembangkan Vario 150 cc,” kata Thomas saat dihubungi detikOto, Senin (25/8/2014).

Galeri Foto: Honda Vario FI

Sementara itu, GM Marketing Planning and Analysis Division PT AHM, Agustinus Indra Putra menambahkan, itu hanya rumor yang kebenaranya tidak belum bisa dipastikan.

“Untuk sekarang ini kita no comment dulu,” ujar pria yang akrab disapa Indra.

Tetapi dia menekankan ke depannya tidak menutup kemungkinan jika Vario yang dijual di Indonesia akan tersedia mesin 150 cc, karena arahnya sangat luas sekali.

“Kita lihat dulu seperti apa nantinya dan akan kita terus pelajari semuanya,” tuntasnya.

(detikoto)

Advertisement

Jenuhkah dengan banyaknya model motor?

image

Dengan merebaknya spaisut dan rencana peluncuran motor motor model baru dari berbagai pabrik seperti Honda AHM dengan CBR150R lokal, vario 150, Beat paket hemat – Yamaha dengan rencana metik 150cc ber-blue core – Suzuki dengan Burgman 200cc dan Gixxer 150cc nya – tidakkah akan membuat jenuh untuk memilih?

Seperti di segmen metik 110-125 cc sudah banyak sekali pilihan yang menggunakan basis komponen inti (mesin, rangka) sama. Dari Honda misalnya ada Beat, Spacy, Scoopy, Vario 125 dan PCX 150. Yamaha dengan berbagai Mio series (GT, Xeon) ditambah Suzuki dengan Nex dan Nex Address, dll.

Di segmen motor berkopling alias sport entry level (tingkat mula) ada Honda Verza, Megapro, CB150R dan CBR150R kemudian Yamaha Byson, Vixion, R15.

Di kelas 250cc ada CBR250R, R25, Inazuma GW250, Ninja dan Z250 baik mono maupun dual silinder.

Yang bikeaddict14 rasa untuk metik, adalah kebutuhan disain yang walaupun bermesin kecil (110cc) tapi berfaktor kenyamanan mantab (berupa bagasi yg luas, shockbreaker ganda, lampu utama yang terang, seat height yang ramah). Tentu saja ini untuk kebutuhan harian di dalam kota semisal antar anak sekolah, kerja, ke pasar dll.

Untuk motor sport pemula, sepertinya dibutuhkan pemikiran disain untuk kapasitas bagasi yang normalnya tidak dimiliki. Opsinya bisa berupa mendisain paket side box atau back top box dari masing2 pabrik.

Untuk kenyamanan, biasanya kita maklum dengan akan keluarnya dana tambahan.

Sejenuh itu kah?

Kawasaki J300 (untuk pasar Eropa)

image

KAWASAKI’S FIRST SCOOTER FOR EUROPE
Realising the coming need for innovative urban transport solutions, Kawasaki makes its first foray into the European scooter market with the J300. Offering the comfort and convenience inherent in a big scooter package was a given, but for Kawasaki, Urban Performance requires more than just these two elements. The J300 seamlessly blends sport, control, comfort and convenience, and xwraps it all in a distinctive design that makes it instantly recognisable as a Kawasaki. The result is a package that will appeal to sports-minded riders looking for daily dose of fun from their commute.

Liquid-cooled
4-stroke
Single SOHC 4-valve
Digital Fuel Injection
299 cm3
CVT with centrifugal clutch
191 kg

image

image

image

image

image

image

image

image

Renderan Honda Vario 150 versi MOTOBLAST.ORG

image

Dibawah ini disain hasil renderan Honda Vario 150 blogger kondang di dunia pendisainan motor (khususnya). Yup blognya ini http://motoblast.org

Motoblast.org mengemukakan bahwa renderan ini terinspirasi dari honda NCX50R yang ciamik..kemudian lihat sosok PCX150 juga,..dan di gabungkan dengan beberapa petunjuk dari blog papan atas kang iwanbanaran dan kang taufik TMCblog.

image

image

image

image

image

Link artikel dari motoblast.org nya dibawah ini:
http://motoblast.org/2014/08/05/first-renderan-kasar-untuk-new-vario-150-pengen-nya-sih-kayak-gini/

Tiga motor Honda Indonesia terlaris: BeAT injeksi, Honda Supra X 125 FI dan CB150R StreetFire

image

PT Astra Honda Motor (AHM) mengandalkan tiga model utama di masing-masing segmen, yaitu skutik, bebek, dan sport, dalam persaingan pasar sepeda motor nasional. Ketiganya adalah BeAT injeksi, Honda Supra X 125 FI, dan CB150R StreetFire.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), penjualan Honda pada tujuh bulan pertama tahun ini mencapai 2.952.933 unit atau menikmati 62,1 persen ‎pangsa dari total nasional 4.755.644 unit. Kinerja ini lebih baik dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (Januari-Juli 2013), di mana pangsa pasar hanya 59,9 persen dari total 4.643.844 unit.

image

Jika diurai dari segmentasi, skutik merupakan model paling laris, dengan kontribusi hingga 71,8 persen terhadap total penjualan, yakni 2.120.481 unit atau naik 5,7 persen dari sebelumnya. BeAT FI merupakan model terlaris di segmen ini, dengan sumbangan 1.161.883 unit, diikuti Vario Series (semua tipe) 783.323 unit, Scoopy FI 158.964 unit, Spacy FI 15.411 unit, dan PCX 900 unit.

Sepeda motor jenis bebek terjual 573.385 unit atau menyumbang 19,4 persen dari total penjualan Honda. Model terlaris yaitu Supra X 125 FI Series dengan 270.450 unit, disusul Revo FI Series 220.063 unit, dan Blade FI 82.872 unit.

image

Dari segmen sport, penjualan mencapai 259.067 unit atau berkontribusi 8,8 persen dari total penjualan pada Januari-Juli 2014. CB150R StreetFire merupakan model terlaris dengan 136.142 unit, diikuti Verza 150 89.085 unit, MegaPro FI 30.696 unit, dan CBR Series 3.139 unit.

(KompasOtomotif)

Yamaha X-Ride, Suspensinya Empuk dan Enak Diajak Meliuk-liuk

image

Cirebon – Saat melintasi jalur pantura Jawa sambil mengendarai skutik Yamaha X-Ride, motor sudah melintasi berbagai kondisi jalan. Mulai dari aspal yang mulus hingga jalan yang rusak parah.

Jalan rusak mulai ditemui di Tambun, tepatnya pas keluar pintu tol Tambun. Di situ jalan mulai tidak bersahabat karena banyak lubang. Ditambah lagi di jalan Yos Sudarso, Cikarang yang jalanannya tambah parah dan juga macet.

Reporter detikOto, M Ikhsan yang mengendarai Yamaha X-Ride mengaku selama perjalanan dari Jakarta hingga ke Cikarang cukup enjoy naik motor X-Ride. Di jalan yang mulus, motor ini enak diajak untuk meliuk-liuk dan di jalan yang rusak suspensinya dirasa cukup empuk.

“Skutik Yamaha X-Ride enak dikendarai di jalan semi offroad. Suspensinya memang agak keras tapi untuk melintas jalan rusak, berlubang dan berlumpur cukup handal,” ujarnya.

Menurutnya, ground clearance Yamaha X-Ride sedikit lebih tinggi dari skutik Yamaha lainnya. Faktor Ini yang membuat skutik X-Ride mantap dikendarai di medan semi offroad.

Dalam acara pulang mudik naik motor skutik, detikOto sempat mencapai kecepatan 95 km/jam di trek lurus tanpa hambatan.

“Asyiknya skutik X-Ride enak diajak meliuk-liuk di berbagai kondisi jalan,” lugasnya.

(detikoto)

Sekilas Honda Forza metik 279cc

image

Honda telah kembali mengisi pasar skutik ukuran menengah dengan Honda Forza di 2014 ini, yang ditenagai oleh mesin 279cc SOHC injeksi bahan bakar,  4 klep dan pendingin cair. Disematkan juga Honda V-Matic belt-drive automatic transmission.
Untuk di Amerika, motor ini diperbolehkan masuk tol secara resmi.

image

Memilih skutik yang tepat tergantung kepada dimana anda berencana mengendarainya. Sebuah skutik 50cc misalnya cocok untuk lalulintas perkotaan yang padat, skutik 150cc untuk yang tinggal di pinggiran kota dengan jalan yang bagus untuk jalan lebih kencang dan 600cc untuk turing serta dijalan tol (di Amerika tentunya).

image

Skutik kelas 300cc seperti Honda Forza 2014 ini cocok untuk kebutuhan berkendara melalui jalan tol serta masih lincah untuk menaklukan lalu lintas kota. Sayangnya untuk di Indonesia, motor belum boleh masuk tol.

image

Untuk kompartemen barangnya, Honda Forza ini memiliki kapasitas yang besar yang bisa menampung 2 buahvhelm full-face. Ada soket untuk men-charge HP selama berkendara. Asesorisnya mencakup windscreen yang tinggi dan box ukuran 35 liter.

image

Spesifikasi:
Engine Type: 279.2cc liquid-cooled single-cylinder four-stroke
Bore and Stroke: 72.0mm x 68.6mm
Compression ratio: 10.5:1
Valve Train: SOHC; four-valve
Induction: PGM-FI with automatic enrichment
Ignition: Full transistorized
Transmission: Honda V-Matic belt-converter continuously variable automatic transmission
Suspension: Front – 35mm telescopic fork; 3.7 inches travel; Rear – Twin shock; 3.9 inches travel
Brakes: Front – Single 256mm disc with three-piston caliper with CBS; Rear – 240mm disc with single-piston caliper with CBS
Optional Combined ABS
Tires: Front – 120/70-14; Rear – 140/70-13
Wheelbase: 60.9 inches
Rake (Caster Angle): 27° 0’
Trail: 89mm (3.5 inches)
Seat Height: 28.2 inches
Fuel Capacity: 3.0 gallons
Fuel Economy Estimate: 68 MPG
Color: Pearl Red
Curb Weight (includes all standard equipment, required fluids and full tank of fuel—ready to ride): 422 pounds / 428 pounds (w/ ABS)

Membayangkan bentuk dimensi Honda Vario 150

image

Selaku penggemar motor metik, bikeaddict14 coba membayangkan bagaimana dimensi dan spesifikasi yang diharapkan terhadap rencana Honda AHM yang akan meluncurkan metik 150cc berbasis mesin mirip dari PCX150.

image

Untuk mesin yang 150cc SOHC bisa dibilang sudah mencukupi untuk topspeed di rentang 100-110 kpj serta keiritan di sekitar 40km per liternya (contoh performa dari PCX150 standar).

Untuk dimensi, bisa dilihat dari ukuran komparatif dengan sesama produk Honda AHM yang ber-helm-in yaitu Vario125 dan Spacy110 dalam satuan meter (panjang x lebar x tinggi), jarak sumbu roda (WB) dan berat kosong:
PCX150      1,917   x   0,738  x   1,094    WB: 1,315  129kg
Vario125    1,918   x   0,689  x   1,103    WB: 1,281  112kg
Spacy110  1,841   x   0,669  x   1,094    WB: 1,256    99kg

Terlihat secara ukuran diatas sebaiknya Vario 150 mengusung di rentang kepunyaan PCX150 dengan perhatian pada jarak sumbu ronda referensi 1,315 meter yang nikmat buat berkelok-kelok (comfortable cornering). Berat kosong bisa diantara rentang 120-129kg (rentang antara Vario125 dan PCX150).
Untuk posisi duduk saat berkendara tentu saja ukuran dari PCX150 yang terbaik dibanding Vario125 yang terasa lutut lebih nekuk.

image

Fitur penting lainnya adalah diharapkan  double shockbreaker seperti (lagi-lagi) pada model PCX, tidak perlu ada kick starter, bagasi helm-in serta travel charger. Untuk lampu tidak perlu LED dulu tapi dengan disain dual keen eyesnya Vario125.

Satu lagi yang penting yaitu fitur jam digital diharapkan ada di Vario 150 ini.

Bayang-bayang logis! He he

image

Opsi modif shockbreaker buat Honda Vario 125 jadi double

image

Honda Vario Techno (HVT) 125, sejatinya punya satu sok belakang. Namun, HVT 125 kepunyaan Nasrullah sudah adopsi double sok layaknya skubek premium Honda PCX Series. Kalau sobat mau tiru triknya, Nasrullah rela berbagi. “Selain bergaya skubek premium PCX, tentunya dengan double sok, saat nikung lebih stabil. Secara teknis, pembuatannya kita serahkan ke bengkel Las Setia Jaya,” bilang Nasrul, member HVC Jakarta.
Agar peredam kejut belakang jadi dua, tentunya dudukan wajib dibikin. “Untuk menentukan kemiringan sok, harus bikin dudukan atas di rangka asli HVT 125. Posisi harus disejajarkan dengan sok sebelah kiri agar center. Bahan dudukan sok ini terbuat dari plat besi tebal 3 mm yang dilas listrik,” bilang Sugianto, dari Las Setia Jaya.
Karena ada dudukan sok, tangki harus rela dicoak sesuai dimensi sok dan dudukannya. Agar lebih aman saat mencoak tangki, Yanto kasih saran, kuras terlebih dahulu bahan bakar dan copot komponen pompa bensin. Baru deh tangki dicoak dan dibentuk ulang pakai pelat besi tebal 1,2 mm. “Setelah bagian atas rapi, giliran bikin dudukan bawah yang ditempel pada swing arm,” terang pria ini.

image

Lengan ayun bawaan HVT 125, masih standar tulen. Hanya saja, untuk dudukan sok dibikin cover dari plat besi yang diikat mengikuti dudukan baut yang berjumlah 4 biji di swingarm.
“Pelat yang digunakan untuk dudukan sok ini terbuat dari pelat besi tebal 5 mm. Sedangkan untuk antingnya, dibikin dari plat besi tebal 18 mm dan tinggi sekitar 8 cm. Yang penting, anting-anting sok kanan wajib sejajar dengan anting-anting sok kiri agar center,” papar pria yang buka workshop di Jl. Raya Pekayon No. 6, Jakasetia, Bekasi Selatan, Jawa Barat.
Nah, karena jumlah sok sudah jadi dua. Pilihan sok jangan pakai kepunyaan Honda PCX Series. Karena, tinggi sok terlalu pendek saat dipakai di HVT 125. Jadi, sobat wajib tebus satu lagi sok belakang kepunyaan HVT 125. Agar makin aksi, bisa sanding dua sok HVT 125 merek YSS Hybrid. Sobat mau order atau bikin? Monggo, tanya dulu di nomer (021) 9292-0489.

(www.motorplus-online.com)

Yamaha Tricity untuk pemakai motor dan mobil

image

Motor roda tiga dari Yamaha, Tricity yang pada tanggal 1 Juli 2014 yang lalu dipresentasikan di Tokyo Jepang agar semakin diminati oleh masyarakat Jepang – Yamaha mengandeng mantan Anggota AKB48, Yuko Oshima untuk mempresentasikannya. Penjualannya sendiri akan dimulai pada 10 September mendatang dengan target penjualan setidaknya 7.000 unit per tahun.

image

image

image

image

image

Dalam presentasi tersebut, Hiroyuki Yanagi selaku Presiden Yamaha mengungkapkan bahwa Tricity ditawarkan tidak hanya untuk pengendara sepeda motor, tetapi juga untuk pengendara mobil.

“Perusahaan berencana untuk memperkenalkan motor ini ke pasar Eropa pada musim panas ini. Motor ini juga akan dijual ke Asia dan seluru dunia, Kami memprediksi menjual 100.000 di seluruh dunia pada tahun 2017,” jelas Hiroyuki.

Harga yang ditawarkan untuk motor roda 3 ini juga cukup bersaing. Berbeda dengan Jepang, di Thailand sepeda motor ini sudah lebih dulu meluncur pada bulan April yang lalu dengan proses produksi yang seluruhnya dilakukan di Thailand. Dikatakan bahwa Yamaha Tricity adalah sepeda motor seperti Piaggio MP3 yang memiliki dua roda depan dan satu roda belakang yang menggunakan teknologi Leaning Multi Wheel Yamaha untuk membantu motor berbelok.
Meskipun memiliki 3 roda, Yamaha menegaskan Tricity ini memiliki sensasi yang sama dengan motor dua roda.

Secara dimensi, Yamaha Tricity ini memiliki panjang 1.905 mm, lebar 735 mm dan tinggi 1.215 mm. Tinggi kursi ke tanah sekitar 780 mm, jarak sumbu rodanya 1.310 mm dan memiliki berat 152 kg.

Untuk jantung pacunya, Tricity 125 ini dibekali mesin berkapasitas 124cc liquid-cooled 4-stroke SOHC. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 11 ps/9.000 rpm dan torsi maksimum 1.0 kgm/5.500 rpm.

Bicara soal efisiensi bahan bakarm Tricity ini mampu berjalan sejauh 38.8 km untuk 1 liter bahan bakar.

Harganya itu sendirti, Tricity 125 ini dijual dengan harga 356.400 yen sudah termasuk pajak dan akan tersedia dalam beberapa pilihan warna diantaranya merah, putih dan hitam.

image

image