Sukses Kalahkan Bajaj, TVS Siap Luncurkan Motor Tiap 3 Bulan Sekali

image

New Delhi – Produen motor TVS sudah berhasil mengalahkan Bajaj di penjualan motor India. TVS pun tidak berniat mengurangi agresifitas mereka. Tiap 3 bulan sekali, bakal ada model motor TVS anyar diperkenalkan ke dunia.

Dalam data penjualan yang dikeluarkan oleh Society of India Automobile Manufacturers (SIAM) terungkap kalau penjualan TVS di kuartal pertama tahun fiskal 2014-2015 telah sukses mengalahkan Bajaj. Di rentang April sampai Juni 2014 berhasil mengalahkan Bajaj untuk pertama kalinya.

Penjualan skuter TVS Jupiter yang belum lama ini dikeluarkan pun dianggap cukup memuaskan. Namun, TVS ternyata tidak mau mengurangi agresifitas mereka.

Tiap 3 bulan sekali mereka akan melahirkan model baru ke pasaran termasuk motor sport hasil kolaborasi dengan BMW yang akan keluar di akhir bulan nanti. Untuk model terbaru, kemungkinan besar lahir model anyar Scooty Zest yang sudah 6-7 bulan terlambat diluncurkan.

Apache terbaru diperkirakan juga masuk dalam daftar. Banyak rumor mengatakan kalau Apache terbaru nanti akan menggunakan mesin 200 cc atau 250 cc untuk melawan Hero Karizma ZMR dan Bajaj Pulsar 200NS. Desain Apache terbaru ini akan terinspirasi dari motor konsep mereka, Draken.

Bila strategi peluncuran produk anyar ini sukses, sangat mungkin dominasi mereka atas Bajaj akan langgeng. Paling tidak di kampung halaman mereka, India.

(detikoto)

Berapa margin keuntungan sebuah sepeda motor?

image

Apa sajakah komponen penjualan dan biaya membuat sebuah sepeda motor? Bahasan berikut hanya bahasan sederhana dan ngawur supaya ada gambaran kenapa harga motor ada yang dianggap mahal dan wajar atau sedang.
Semisal harga jual on the road Honda PCX 150 adalah Rp. 35,000,000.
Biaya yang terlihat adalah biaya meng-on the roadkan alias biaya yang tertera di notice pajak yang terdiri dari biaya BBN-KB, PKB dan lainnya yang ditotalkan sebesar sekitar Rp. 3,400,000 jutaan. Dari hitungan diatas terdapat angka biaya motor dan keuntungan disekitar Rp. 31,6jutaan.
Kita anggap angka penjualan dalam persentase adalah 100%, maka biaya on the road adalah sekitar 9-10% dari harga jual.
Belajar dari fihak penjual suka memberikan diskon besar utk merangsang supaya laku semisal di Inazuma yg sekitar 10jutaan, nah kita anggap ini margin keuntungan yang tidak diambil. Dalam hal ini sekitar 25% potongan tersebut. Maka dianggap keuntungan masih ada sekitar 10-20%.

Nah untuk yang PCX150 karena tidak pernah ada diskon, maka diasumsikan keuntungan kotor sekitar 35 s/d 45%.
Jadi untuk hitungan kasar diatas bisa dirangkum bahwa keuntungan akhir setelah dikurangi biaya OTR total adalah sekitar 25% sampai 35%.

Rangkumannya sbb:
Harga Jual 35juta – 100%
Biaya OTR – 3,4 – anggap 10%
Harga setelah dikurangi OTR – 90%
Margin keuntungan 25-35%
Biaya pembuatan motor di 55-65%

Lebih sederhananya (keuntungan terendah 25%):
Harga Jual : 35juta
Biaya total: 26,35juta
Profit: 8,75juta

Tentu saja profit diatas sifatnya masih gross (kotor).

Just sharing…..

Arti warna-warna sekring (fuse)

image

Meskipun kecil, kalau sekring putus dijamin bikin kalang kabut.Bagaimana tidak, motor tiba-tiba mogok. Kalaupun masih mau nyala, seperti hidup segan mati pun tak mau.

Sebelumnya, kita pahami dulu fungsi sekring di motor. Sekring atau Fuse punya kegunaan memutus arusl istrik yang melewati sekring tersebut jika terjadi hubungan arus pendek secara tiba-tiba atau arus listrik yang mengalir melebihi besar arus yang diijinkan oleh sekring “yang tertulis di body sekring”. Jadi, fungsi sekring akan memutus arus listrik jika terjadi kelebihan arus listrik yang melewatinya, bisa dikatakan kalau sekring sebagai alat pengaman.

Biasakan untuk selalu membawa sekring cadangan ya. Terutama buat Brosis yang doyan jalan jauh. Toh harganya memang tidak seberapa, tapi fungsinya vital. Pastikan juga sekring cadangannya sama dengan spesifikasi motornya. Caranya, lihat sekring orisinil yang terpasang di motor. Hafalkan warnanya. Setiap sekring punya kode warna yang berlaku universal.

Oranye 5 Ampere (A).
Merah mewakili 10 A
Biru untuk 15 A.
Kuning untuk 20 A
Bening atau jingga untuk 25 A.
Hijau untuk 30 A.

Pentingnya kaca spion di sepeda motor

image

Pentingnya kesadaran menggunakan kaca spion pada sepeda motor adalah mutlak bagi setiap pengendara motor. Terlebih, saat ini karakter pengguna jalan makin bermacam-macam. Ada yang teliti, ada yang sembrono, dan ada juga yang emosional. Maka jangan heran jika angka kecelakaan lalu lintas saat ini cukup memprihatinkan.

Perlu diketahui bahwa fungsi utama kaca spion adalah untuk membantu memastikan kondisi aman ketika kita hendak berbelok atau menyusul kendaraan lain. Ini maksudnya, kaca spion bisa membantu Anda memastikan bahwa tidak ada objek bergerak dari arah belakang yang bisa menimbulkan benturan.

Sebagai pengguna kendaraan roda dua, kita mesti ingat bahwa blind spot (titik buta) tidak ada terjadi pada mobil melainkan juga pada motor. Oleh sebab itu, kehadiran kaca spion sangat diperlukan untuk meng-cover titik buta/blind spot tersebut.

Tapi seiring perkembangannya, kaca spion kini makin banyak variasinya. Maka seringkali kaca spion saat ini sering hanya menjadi sebatas penghias/aksesori untuk mempercantik tampilan motor. Atau bahkan kaca spion saat ini juga sering hanya sebagai formalitas supaya tidak ditilang oleh Pak Polisi, sehingga cara pemasangan atau ukurannya pun tidak sesuai dengan aturan.

Memang, berdasarkan Undang-Undang No. 2 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 285 ayat 1, pengendara akan ditilang atau didenda sebesar Rp 250 ribu jika kendaraannya tidak dilengkapi dengan kaca spion. Tapi alangkah baiknya, sebagai smart rider yang patuh hukum dan sadar akan keselamatan berkendara, kita tidak menggunakan undang-undang tersebut sebagai alasan menggunakan kaca spion.

Selain itu, bicara soal ukuran kaca spion saat ini memang sangat bervariasi. Tapi, besar kecilnya kaca spion sangat mempengaruhi daya pandang kita saat berada di atas motor lho. Idealnya adalah Anda tetap menggunakan kaca spion yang dikeluarkan oleh pabrikan motor. Jangan main asal ganti spion, sebelum mempertimbangkan daya pandang Anda saat berkendara.

Nah, jika Anda salah satu bikers yang hingga saat ini belum melengkapi motor dengan kaca spion, sebaiknya langsung pasang setelah membaca artikel ini. Kaca Spion punya peran penting dalam memperkecil potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas. So, keep safety riding guys.

(mpm-motor)

Suzuki Peduli -Mudik Tenang Mudik Aman

image

Sambut musim mudik Lebaran 2014, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menggelar program Suzuki Peduli Mudik dengan mengusung tema ‘Lebih Mengerti Keluarga’.

Program Suzuki Peduli Mudik ‘Lebih Mengerti Keluarga’ merupakan salah satu langkah Suzuki untuk memberikan pelayanan kepada seluruh konsumennya, baik konsumen Suzuki roda empat maupun roda dua.

“Semoga program ini bisa memberikan ketenangan kepada konsumen saat perjalanan mudik Lebaran. Agar perjalanan mudik lebih nyaman dan aman,” ucap Managing Director SIS, Seiji Itayama, di Jakarta (8/7).

Suzuki menyediakan 40 bengkel mobil siaga dan 22 bengkel motor siaga yang tersebar di jalur mudik wilayah Jawa, Bali dan Sumatera. Suzuki juga menempatkan 4 titik pos siaga yang dapat dinikmati semua pelanggan Suzuki, 3 titik Suzuki Emergency Road Assistant (SeRa).

Suzuki juga mempersiapkan 219 mekanik andal yang siap memberikan pelayanan perbaikan atau perawatan kendaraan pemudik.

Pos siaga Suzuki akan beroperasu mulai 24 Juli sampai 3 Agustus 2014 dengan fasiltas yang menguntungkan konsumen seperti cek gratis 23 item untuk kendaraan roda empat dan 21 item untuk kendaraan roda dua.

Selain itu, fasilitas lainnya juga telah disiapkan Suzuki seperti free wifi, ta’jil dan pijat.

Posko Suzuki Peduli Mudik 2014:

1. Rest Area KM 57-Jl. Tol Jakarta – Cikampek KM 57+500 (Jl. Raya Klari)

2. Restoran Pringsewu, Tegal – Jl.Raya Tegal – Pemalang KM 7, Kramat-Tegal

3. Restoran Taman Pringsewu, Sumpiuh – Jl. Raya Buntu – Sumpiuh KM 6 Kemranjen, Banyumas

4. Nagreg – Jalan Raya Nagreg KM 36, Jawa Barat

(gilamotor)

Harusnya STNK dan Pelat Nomor di Luar Jakarta Juga Sudah Normal

image

Jakarta – Masyarakat di luar kota Jakarta mengaku mendapatkan STNK dan pelat nomor kendaraannya masih lama. Bahkan ada yang sampai 6 bulan mereka baru mendapatkan STNK dan pelat nomor kendaraannya.

Menanggapi hal itu, Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Ojo Ruslani menjelaskan stok STNK atau pelat nomor di seluruh Indonesia diambil dari 1 vendor yang sama. Jadi, ketika di pusat sudah normal, maka di semua wilayah pun harusnya juga normal.

“Sepertinya sudah normal, karena kita terima dari sumber yang sama dengan mereka,” kata Ojo Ruslani saat dihubungi detikOto, Rabu (9/7/2014).

Masyarakat yang masih harus menunggu lama itu terjadi di wilayah Pekanbaru dan wilayah-wilayah lainnya di Indonesia. Bahkan ada masyarakat sudah menunggu BPKB selama 6 bulan tapi belum jadi juga.

“Mutasi BPKB udah 6 bulan belum kelar-kelar dengan alasan habis blangko. anehnya temen gue beli mobil baru langsung dapat STNK-nya,” tulis Prabu Zion.

(detikoto)

Data Penjualan Motor dari Tahun ke Tahun

image

Pasar motor Indonesia memang sangat seksi. Bayangkan saja, pada tahun 1996 hanya ada 1,4 juta motor yang terjual di Indonesia. Angka itu naik lima kali lipat hingga sekarang. Tahun ini diprediksi ada 7,9 juta-8 juta unit motor yang bakal terjual di Indonesia.

Pada tahun 1996 pasar motor Indonesia hanya mampu menjual 1.426.902 unit motor. Angka itu kemudian naik menjadi 1.852.906 motor di tahun 1997. Tapi hantaman krisis ekonomi di 1998 membuat penjualan drop hanya 517.912 motor saja dalam setahun, sebuah angka yang kini bisa didapat dalam 1 bulan penjualan saja.

Setelah 1998, berangsur-angsur pasar motor Indonesia kembali tumbuh hingga ke angka 6.280.801 motor di 2008 sebelum kembali ditampar krisis ekonomi hingga penjualan berkurang menjadi 5.881.777 unit di 2009.

Seperti sebelumnya, setelah itu pasar pun kembali tumbuh sampai tahun 2011 yang menyerap 8.043.535 motor dalam setahun. Setelahnya pasar kembali turun ke angka 7.141.586 unit sebelum kembali merangkak naik menjadi 7.218.606 di 2013.

Nah di 2014 ini dalam setengah tahun pertama sudah ada 4,2 juta motor yang terjual di Indonesia. Ketua Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Gunadi Shinduwinata yakin di akhir tahun nanti setidaknya akan ada antara 7,9 juta sampai 8 juta motor yang terjual di Indonesia.

Pasar motor Indonesia pun kembali menatap target lama untuk menjual 10 juta motor dalam setahun.

Berikut data penjualan motor dari 1996-2013:

Tahun Penjualan

1996 1.426.902
1997 1.852.906
1998 517.912
1999 587.402
2000 979.422
2001 1.650.770
2002 2.317.991
2003 2.823.702
2004 3.900.518
2005 5.089.494
2006 4.470.722
2007 4.713.895
2008 6.280.801
2009 5.881.777
2010 7.398.644
2011 8.043.535
2012 7.141.586
2013 7.218.606
2014 4.202.206 (Semester I)

(detikoto)

Mudik naik sepeda motor paling berisiko celaka

image

Bulan Ramadhan sudah berlangsung beberapa hari, artinya musim pulang kampung atau mudik menjelang Lebaran sudah tinggal hitungan hari. Nah, bagi Anda yang tahun ini berniat mengendarai sepeda motor untuk pulang kampung, hati-hati!

Edo Rusiyanto, Ketua Umum Road Safety Association (RSA) menjelaskan, pemudik sepeda motor punya risiko lebih besar dibandingkan pengguna mobil pribadi atau angkutan umum. Pada musim mudik Lebaran 2013, tingkat keterlibatan sepeda motor pada kecelakaan mencapai 71 persen. 

“Artinya, dari total kendaraan yang terlibat kecelakaan, si kuda besi masih yang paling dominan,” jelas Edo kepada KompasOtomotif, akhir (4/7/2014).

Data Korlantas Mabes Polri 2013 menyebutkan rasio potensi kecelakaan dalam 10.000 unit sepeda motor, 25 unit di antaranya mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan. Jumlah ini memang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya dengan rasio 10.000 unit berbanding 47 unit.

1 juta unit
Tahun lalu, lanjut Edo, diperkirakan setidaknya ada 1 juta unit sepeda motor yang dikendarai pemudik pulang kampung. Maka jika melihat rasio yang ada, artinya, tingkat kecelakaan fatal pengguna sepeda motor masih cukup tinggi.

“Tahun lalu 43 persen dari total korban jiwa kecelakaan adalah pengendara sepeda motor. Dalam rentang 16 hari musim mudik dan balik Lebaran (2013), rata-rata 21 pengendara meninggal di jalan raya per hari, miris!” tutup Edo.

(KompasOtomotif)

Cara menjaga konsentrasi buat “Biker” saat puasa

image

Puasa kerap dikait-kaitkan dengan energi yang kurang, mengantuk, atau bahkan susah berkonsentrasi, terutama untuk para pengguna jalan khususnya biker. Padahal, jika mengikuti pola makan (sahur dan buka) yang benar, hal-hal tersebut bisa dihindari, bahkan tubuh terasa jauh lebih bugar.

Motivator kesehatan dokter Phaidon Lumban Toruan (@dr_phaidon) mengatakan kepadaKompasOtomotif, (2/7/2014), bahwa sebenarnya tidak ada beda antara biker yang berkendara reguler ke kantor atau bukan. Untuk menjaga konsentrasi di jalan tipsnya simpel, memilih makanan yang sehat ketika puasa.

Mungkin banyak orang mendengar, tapi praktiknya tidak banyak yang tahu. Jika dipatuhi, efeknya dahsyat dan membuat tubuh jauh lebih bugar, tidak mengantuk, dan tetap berkonsentrasi selama berkendara, jelas dokter Phaidon.

Berikut tiga tips pentingnya:
1. Pilih karbohidrat kompleks alias karbohidrat yang mengandung banyak serat, misalnya nasi merah. Karbohidrat menyebabkan gula darah lambat dilepas ke dalam darah. Akibatnya, tubuh mudah lemas. Misalnya berbuka puasa dengan mi ayam dan teh manis, akan lebih cepat mengantuk ketimbang nasi merah. Jika diterapkan, energi akan stabil, papar dr Phaidon.

2. Hindari menu goreng. Bukan cuma gorengan, tetapi makanan yang digoreng. Minyak akan menurunkan ikatan oksigen dalam darah, menyebabkan kantuk dan hilang konsentrasi. Dijelaskan, bukannya tubuh tidak butuh minyak, tetapi minyak sehat lebih diutamakan, misalnya kandungan dalam alpukat.

Setelah sahur atau berbuka dengan ayam goreng, kantuk akan lebih mudah datang. Buat biker, tentu lebih sulit untuk menjaga keseimbangan. Soal ini berkali-kali sudah saya sharing, tetapi banyak orang yang merasa seperti disalahkan, karena makanan yang digoreng memang nikmat, terang dokter Phaidon.

3. Manajemen cairan. Saat berbuka, tidak cukup dengan hanya segelas air putih, padahal seharian puasa. Teorinya, ketika tubuh tidak mendapat cairan dalam jangka waktu lama, tubuh otomatis memblokir sensasi haus di otak. Setelah minum segelas air putih, perasaan haus seolah hilang, padahal itu belum cukup.

Misalnya, berat seseorang 73 kg, kebutuhan air sehari, berat dikalikan 0,03, jadinya sekitar 2,1 liter. Jika cuma minum tiga gelas air (750cc) saat buka, lalu segelas lagi saat sahur, kira-kira cuma 1,4 liter. Padahal butuh lebih dari itu. Bayangkan defisitnya setelah sebulan penuh berpuasa, kebiasaan defisit air akan membuat konsentrasi jauh berkurang, beber dokter Phaidon.

Solusinya, benar slogan berbukalah dengan yang manis. Terjemahkan kata-kata itu dengan bijak, yaitu meminum cairan elektrolit alami. Misalnya, air kelapa atau jus buah, bukan elektrolit sintetis. Setelah minum cairan yang mengandung elektrolit, tubuh akan menyeimbangkan kebutuhan cairan, efeknya, akan haus dan ingin minum lagi.

(KompasOtomotif)

Usir Kantuk Saat Berkendara akibat Begadang Nonton Bola

image

Demam bola saat ini memang sedang merebak di seluruh dunia. Penyuka musiman pun bermunculan seolah tak ingin absen dari euforia Piala Dunia 2014. Waktu tayang di malam hari untuk penonton di Tanah Air, dan menyita “jatah” istirahat jelas mengganggu ritme tidur. Efeknya rasa kantuk mendera saat beraktivitas. Paling bahaya adalah kantuk menyerang saat kita mengemudi.

“Menyetir dengan kondisi ngantuk sama bahayanya ketika mabuk, yang berdampak hilangnya kewaspadaan serta kemampuan berkendara. Efeknya bisa membahayakan orang-orang di sekitarnya dan pengguna jalan lain,” ujar Dr Andreas Prasadja RPSGT, Spesialis Gangguan Tidur, RS Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat.

Munculnya kantuk karena kondisi badan letih akibat kurang tidur. Menurut Andreas, kopi ataupun suplemen penambah stamina, bukan solusi yang tepat karena sifatnya hanya menunda kantuk, namun tidak mengurangi atau menghilangkan kelelahan otak.

Ciri-ciri
Biasanya dimulai dengan menguap berulang kali yang disertai mata berair. Kepala kerap ditempelkan pada sandaran dan arah mobil sudah mulai tidak lurus (oleng). Namun, terkadang pengemudi sering mengabaikan kendala-kendala tersebut. “Jika didiamkan terus menerus sangat mungkin kerja otak sempat berhenti kendati mata masih melek, seperti layaknya orang melamun. Ini sangat bahaya!” tegas Andreas. 

Antisipasi
Langkah preventif untuk menanggulangi gejala tersebut adalah mempersiapkan diri dengan istirahat yang cukup. Tidur minimal 6 jam sebelum melakukan perjalanan. Untuk remaja di bawah 30 tahun, lama tidur yang ideal 8,5 hingga 9 jam. Sedangkan untuk di atas 30 tahun bisa 7 sampai 8 jam.

“Namun ketika rasa kantuk menjelang, obat paling mujarab dan cuma satu-satunya adalah tidur,” jelas Andreas. Jadi, saat mengantuk, sebaiknya meminggirkan kendaraan ke tempat aman, teguklah minuman hangat lalu rehat sejenak. Setelah terbangun lakukan olahraga ringan guna merenggangkan otot-otot kaku saat mengemudi.

(KompasOtomotif)